Jumat, 24 Agustus 2018

Pada Satu Titik | Sajak

Ingatkah ketika Tuhan telah mempertemukan kita pada satu titik
Ia memberikan kesempatan padaku dan padamu untuk saling berbisik
Membiarkan rasa yang mengusik untuk beradu di ruang rindu
Menghempaskan semua yang tak baik menjadikanya tak meragu

Aku selalu ingat bagaimana senyum manis itu kau padukan
Membekas lembut, merajut di dalam seluruh ingatan
Tanpa sadar akalku mulai berfikir terlampau jauh, jauh sekali
Apa dan bagaimana caraku untuk dapat bersanding di sisi

Pada mulanya aku tak pernah paham apa itu menyayangi
Dengan perlahan mencoba untuk membiarkannya berjalan beralur
Hingga pada akhirnya baru ku sadari arti setelah tak lagi dicintai
Ketika aku akan maju namun nyatanya kau meminta untuk mundur

Kerajaanku telah runtuh yang bahkan baru ku bangun pula
Dan pada akhirnya kembali pada sang pemberi mahkota aku bertahta


Ness, 24 Agustus 2018

Tulis Aja Komen Kamu :)