Sekarang ini, memang musimnya kemarau, air habis, kekeringan dimana-mana. dan tak luput pula kebakaran melanda dimana-mana . Banyak pula titik api yang sampai saat ini ada di beberapa provinsi di seluruh nusantara kita ini, mulai dari sumatra, kalimantan, maupun jawa
Coba tebak, di daerah mana yang terparah? iyak, warga sumatra, khususnya Jambi-Pekanbaru-Palembang pasti akan mengklaim, kami punya asap terparah di provinsi kami.
Benar saja, sampai sekarang ini, tingkat ISPU di kotaku, Jambi ini sudah mencapai 360.
Sulit sekali kami untuk bernafas, terasa sesak hingga tenggorokan, bahkan teman-teman saya sekarang sering sekali batuk-batuk, satu yang kami takutkan adalah berjangkitnya ISPA di kemudian hari.
Lalu dimana pemerintah? Kemana mereka? hingga sampai kota diselimuti asap seperti inipun, belum ada sama sekali pergerakan untuk mengurangi intensitasnya. Ataukah kami harus menunggu warga Jambi ini mati terkena dampak asap ini? lalu mereka pemerintah mau bergerak?
Kesehatan kami warga Jambi di pertaruhkan atas ini, sekali lagi dimana mereka?
Tugas pemerintah kan seharusnya mengayomi masyarakatnya, menerima aspirasi dan kritikan masyarakatnya, hingga sekian sudah begitu banyak kritikan di media sosial mengenai hal ini.
Perlukah mahasiswa demo atas ini? mengeluarkan isi hati kami-kami yang sudah merasa dikecewakan ini?
Cobalah! wahai orang pemerintah, dengarkanlah hati dan keinginan kami ini.
Coba tebak, di daerah mana yang terparah? iyak, warga sumatra, khususnya Jambi-Pekanbaru-Palembang pasti akan mengklaim, kami punya asap terparah di provinsi kami.
Benar saja, sampai sekarang ini, tingkat ISPU di kotaku, Jambi ini sudah mencapai 360.
Sulit sekali kami untuk bernafas, terasa sesak hingga tenggorokan, bahkan teman-teman saya sekarang sering sekali batuk-batuk, satu yang kami takutkan adalah berjangkitnya ISPA di kemudian hari.
Lalu dimana pemerintah? Kemana mereka? hingga sampai kota diselimuti asap seperti inipun, belum ada sama sekali pergerakan untuk mengurangi intensitasnya. Ataukah kami harus menunggu warga Jambi ini mati terkena dampak asap ini? lalu mereka pemerintah mau bergerak?
Kesehatan kami warga Jambi di pertaruhkan atas ini, sekali lagi dimana mereka?
Tugas pemerintah kan seharusnya mengayomi masyarakatnya, menerima aspirasi dan kritikan masyarakatnya, hingga sekian sudah begitu banyak kritikan di media sosial mengenai hal ini.
Perlukah mahasiswa demo atas ini? mengeluarkan isi hati kami-kami yang sudah merasa dikecewakan ini?
Cobalah! wahai orang pemerintah, dengarkanlah hati dan keinginan kami ini.

1 comments:
MAAF,, saya punya banyak pertanyan!!! Kenapa menyalahkan pemerintah?! Memangnya pemerintah yang bakar hutan?! Kalo memang kita merasa bisa menanggulangi nya sendiri kenapa nggak ditanggulangi sendiri?! Kenapa nggak intropeksi diri ajja?! Kenapa menyalahkan orang lain?! Kalo pun harus turun tangan kenapa musti demo?! Kenapa nggak kumpulin orang buat bakti sosial ke tempat kebakaran dan bantu madamin apinya?! Bukan maksud apatis sih,, tapi kenap musti di akhiri dengan demo?!
Tulis Aja Komen Kamu :)